Masih Kecil memiliki Gangguan Penglihatan? Ketahui Penyebab dan Pencegahannya!
Tidak jarang kita melihat anak pada usia dini yang sudah menggunakan kacamata. Banyak juga orang tua yang menyadari bahwa anaknya mengalami kesulitan melihat jauh. Sebenarnya apa penyebabnya dan apakah ada tindakan untuk mencegah gangguan tersebut?
Perlu diketahui gangguan penglihatan pun ada bermacam-macam. Beberapa jenis gangguan penglihatan yang umum terjadi pada anak antara lain:
1. Miopia
Miopia atau rabun jauh merupakan gangguan penglihatan dimana anak akan kesulitan melihat benda jarak jauh dengan jelas. Dapat dibantu dengan lensa minus.
2. Hipermetropia
Berlawanan dengan Miopia, Hipermetropia atau rabun dekat terjadi jika anak mengalami kesulitan melihat objek dari dekat. Dapat dibantu dengan lensa plus.
3. Astigmatisme
Astigmatisme atau silinder terjadi karena bentuk kornea tidak sempurna, menyebabkan penglihatan menjadi buram atau terdistorsi.
4. Ambliopia
Umum diketahui sebagai ‘Mata Malas’, ini merupakan salah satu gangguan dimana mata tidak berkembang dengan baik secara visual, sehingga penglihatan menjadi lemah meskipun dengan bantuan kacamata.
5. Strabismus
Kedua mata tidak sejajar atau tidak fokus pada satu titik yang sama. Ini bisa memengaruhi persepsi kedalaman dan koordinasi visual.
Tidak hanya mempelajari mengenai gangguannya, kita juga perlu mengetahui apa penyebabnya.
Penyebab Gangguan Penglihatan pada Anak
1. Faktor Genetik
Jika salah satu dari kedua orang tua memiliki gangguan penglihatan seperti menggunakan kacamata minus atau plus, kemungkinan besar anak juga akan mengalami kondisi serupa.
2. Penggunaan Gadget Berlebihan
Menatap layar ponsel, tablet, atau televisi terlalu lama tanpa istirahat dapat meningkatkan risiko miopia.
3. Membaca Terlalu Dekat
Membaca buku atau menonton dari jarak yang sangat dekat dalam jangka waktu lama juga dapat mempercepat pertumbuhan minus.
4. Tidak Periksa Mata Rutin
Tidak melakukan pemeriksaan mata secara rutin membuat deteksi dini gangguan penglihatan menjadi terlambat. Umumnya untuk anak kecil perlu dilakukan pemeriksaan minimal 6 bulan sekali.
5. Kurang terpapar sinar matahari
Anak-anak yang jarang bermain di luar rumah dan kurang terpapar sinar matahari berisiko lebih tinggi mengalami miopia.
Setelah mengetahui gangguan penglihatan dan penyebabnya, jangan takut parents! Sebagai orang tua kita dapat membantu mencegah atau memperlambat pertumbuhan minus pada anak kesayangan kita!
Pencegahan Gangguan Penglihatan pada Anak
1. Membatasi Waktu Layar
Untuk mencegah penggunaan gadget berlebih, perlu diterapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit melihat layar, istirahat 20 detik, dan lihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter).
2. Beraktivitas diluar Ruangan
Ajak anak bermain di luar rumah minimal 1–2 jam per hari untuk membantu pertumbuhan mata yang sehat.
3. Membaca dengan Jarak yang Cukup
Ajarkan anak untuk membaca atau menonton dengan jarak yang aman dari mata, idealnya sekitar 30–40 cm.
4. Pemeriksaan Mata Secara Rutin
Pemeriksaan rutin ke dokter mata dapat mendeteksi gangguan sejak dini dan mencegah kondisi memburuk.
5. Gunakan Produk Lensa MyoGuard dari Leinz
MyoGuard merupakan produk dari Leinz yang membantu mengendalikan pertambahan minus pada anak yang sudah memiliki gangguan penglihatan miopia. Selain menggunakan teknologi dari Jerman, Leinz juga memberikan garansi apabila anak mengalami kenaikan ukuran kacamata sebesar -1.00 dalam waktu 1 tahun (365 hari) akan diberikan lensa dengan ukuran baru GRATIS. Tidak perlu khawatir dengan MyoGuard, anak akan melihat lebih nyaman dan mudah adaptasi walaupun pertama kali memakai kacamata.
Tersedia dalam 3 tipe:
MyoGuard Baby usia 5–8 tahun
MyoGuard Junior usia 9–12 tahun
MyoGuard Teen usia 13–17 tahun
Lensa ini menyediakan area relaksasi yang membantu mata anak kesayangan kita tetap rileks saat melihat jarak dekat.
Sebagai orang tua tentu kita ingin yang terbaik untuk anak-anak kita, lakukan pencegahan untuk membantu masa depannya!
